22 April 2012

0 7 Penyebab Kinerja Komputer dan Laptop Melambat



Ketika komputer kita terkena malware ( virus, worm, trojan, dan sejenisnya), sudah hampir dapat dipastikan bahwa kinerja okmputer akan lambat. Virus akan sering menggunakan sumber daya komputer baik RAM atau CPU, termasuk juga senantiasa memantau aktivitas komputer. Hal ini tentu sangat berpengaruh terhadap kinerja aplikasi lain. Solusi untuk mencegah ini bagi pengguna Windows adalah menginstall Antivirus dan tidak hanya berhenti disitu saja, tetapi rutin update antivirus tersebut. Jadwalkan paling tidak seminggu sekali jika komputer tidak online. Berikut 7 Penyebab Kinerja Komputer Melambat, yaitu :

1. Spyware, Adware dan Sejenisnya
Jika kita sering menggunakan komputer untuk ber-internet, jika tidak berhati-hati ada kemungkinan komputer bisa terkena spyware. Efeknya mungkin tidak begitu besar dengan kinerja komputer, tetapi bisa berpengaruh pada akses internet, dan berbagai hal yang menganggu kenyamanan berinternet dan yang lebih buruk, data-data penting (user, password, account dll) kita bisa di ketahui oleh si pembuat spyware ini. Solusi bisa menginstall Anti-spyware yang juga senantiasa update, hanya perlu dipilah-pilah mana yang tidak banyak menggunakan sumber saya (resources) komputer kita, karena tidak jarang Antispyware ini menggunakan CPU dan Memory yang cukup besar. Jika antivirus sudah menyertakan, kita tidak perlu menambah. Atau gunakan versi portable, dan scan dari spyware secara berkala saja.


2. Banyaknya Aplikasi Berjalan di Belakang
Semakin banyak komputer kita dengan software, biasanya akan semakin memperlambat kinerja komputer, meskipun pengaruhnya ada yang relatif kecil dan ada yang besar. Penting untuk diketahui ketika menginstall software, cek apakah ada aplikasi yang senantiasa berjalan di belakang. Hal ini bisa di ketahui dengan program seperti Autoruns. Solusi dalam hal ini adalah menggunakan sofware yang penting saja, pilih satu software jika ada beberapa software sejenis atau mempunyai fitur hampir sama dan jika ada versi Portable-nya maka bisa menjadi alternatif. Untuk mengurangi program yang berjalan di background, gunakan Autoruns, dan non aktifkan aplikasi background yang tidak penting. Untuk mengatahui apakah aplikasi yang di install akan menjalankan program di belakang, install software seperti WinPatrol.


3. Hard disk (HDD) Yang Sudah Berumur
Ketika komputer kita masih menggunakan Hardisk yang sudah cukup lama (tua), mungkin lebih dari 5 tahun, maka kinerja komputer bisa semakin lambat. Untuk mengecek, kita bisa menggunakan software gratis HDD Tune dan sejenisnya (baca artikel: Periksa Kondisi Hard Disk Komputer Anda). HDD SATA normal biasanya rata-rata akses read (baca) sekitar 70 – 90 MB/s. Jika misal rata-rata akses HDD dibawah 50 MB/s maka kinerja biasanya akan terasa lambat. Solusi ketika hardisk sudah sangat lambat, mungkin bisa dicoba dengan full format (awas, backup data terlebih dahulu). Meskipun untuk hardisk tua hal ini biasanya tidak akan banyak membantu, sehingga yang paling baik adalah dengan mengganti hardisk baru, dan jika masih ingin menggunakan hardisk lama, gunakan sebagai secondary hardisk saja.


4. RAM Memori Yang Kecil
Banyak sedikitnya jumlah RAM/Memori yang kita gunakan memang tidak bisa dibuat standard sama untuk satu komputer dengan komputer lain atau bahkan sistem operasi. Meskipun ketika akan menginstall Windows, ada spesifikasi minimal RAM, tetapi jenis aplikasi yang kita gunakan juga harus diperhitungkan. Untuk mengecek, buka saja Task Manager dan di bagian Performance periksa PF Usage dan juga Physical Memory yang menunjukkan total Memory fisik (RAM) dan sisa tersedia (Available). Jika kita tidak sedang menjalankan aplikasi apapun, tetapi sisa RAM tidak lebih dari setengahnya, biasanya kinerja komputer akan lambat, maka harus diperiksa aplikasi apa saja yang menggunakan banyak memory (RAM), secara umum bisa dicek di tab Process, kolom Mem Usage. Jika memang RAM kita pas-pasan (misal windows XP dengan RAM 512 MB atau kurang, windows 7 dengan 1 GB RAM), maka solusinya termurah adalah mengurangi aplikasi yang banyak memakan memory. Solusi terbaik adalah Upgrade memory (RAM) (baca: Mengenal apa itu RAM ).


5. Konflik Aplikasi Atau Program Yang di Install
Tidak jarang dua aplikasi dalam kategori yang sama bisa berakibat terjadinya konflik, yang semakin memperlambat kinerja komputer. Tanda-tanda terjadi konflik adakan komputer yang bermasalah setelah kita menginstall suatu software, padahal sebelumnya tidak ada masalah. Yang sering terjadi konflik biasanya di kategori software security, semisal antivirus. Misalnya kita menggunakan 2 antivirus atau lebih. Meskipun beberapa antivirus bisa berjalan bersamaan, tetapi tetap tidak direkomendasikan, kecuali untuk pengguna ahli atau untuk ujicoba. Belum lagi ketika masih harus menginstall software security lainnya. Jika ada alternatif berbagai software sejenis, maka jika memungkinkan pilih satu saja yang bisa mewakili, dan unggul dalam kinerja dan hasil. Terutama untuk jenis software yang banyak mengakses sumber daya atau sistem operasi.

6. Pemilihan Software Yang Kurang Tepat
Tidak sedikit orang hanya ikut-ikutan (trend) dalam penggunaan software, padahal fitur yang diinginkan sebenarnya terdapat dalam software lain yang kecil dan gratis. Jika spesifikasi komputer kita memang minimal atau kita ingin bekerja dengan cepat, maka pilihlah software yang tepat. Software dengan ukuran besar tidak senantiasa lebih baik dan tepat bagi masing-masing kita. Berikut beberapa contohnya : Ketika kita hanya ingin burning data ke CD/DVD, solusi tepat bisa menggunakan software ImgBurn yang hanya berukuran sekitar 5 MB atau software burning gratis lainnya yang relatif kecil daripada menginstall Nero Multimedia Suite yang berukuran sekitar 354 MB. Ketika kita bekerja dengan data terkompresi ( zip, rar ), software gratis seperti 7zip yang hanya berukuran sekitar 1 MB seharusnya sudah mencukupi, daripada menginstall Winzip 15 yang berukuran hampir 13 MB dan juga tidak gratis (software kompresi gratis lainnya). Jika menggunakan Photoshop 7 atau CS1/2 sudah mencukupi untuk kebutuhan grafis, maka menginstall Photoshop CS5 perlu difikir ulang, karena spesifikasi yang dibutuhkan cukup tinggi, sehingga kerja bisa semakin lambat.

7. Banyaknya Software Yang Terinstall
Meskipun software-software yang di install tidak berjalan di belakang, tetapi hampir setiap software selalu menambahkan entry (data) ke registry, sehingga semakin banyak software yang di install ukuran registry (windows) juga akan semakin besar. Karena registry ini akan di akses baik ketika komputer berjalan maupun sudah berjalan, besar kecilnya juga mempengaruhi ke kecepatan atau waktu respon-nya. Solusinya adalah menggunakan software yang memang diperlukan saja, Uninstall software yang tidak penting dan gunakan Uninstaller seperti Revo Uninstaller agar proses uninstallasi lebih tuntas. Untuk membersihkan software yang sudah di uninstall, bisa juga menggunakan berbagai Utilities gratis.

sumber





0 Merekam Tampilan di Layar Komputer ke Format Video

Ada beberapa software yang bisa digunakan yaitu software gratis dan software komersil , jika menggunakan versi berbayar bisa gunakan snag it,zdsoft, dll. Tetapi buat anda yang ingin gratisan bisa gunakan software Camstudio. Software camstudio (freeware + open source), selain gratis juga open sources. Anda bisa mempelajari source code-nya yang dibuat menggunakan bahasa C++.

Keunggulan :
  • 100% FREE software (gratis dan open source).
  • High quality dan ukuran file outputnya kecil.
  • Dapat merekam seluruh screen (whole screen), area tertentu, dan window yang aktif.
  • Mampu merekam suara (sound).
  • Mampu merekam pergerakan mouse .
  • Output berupa file AVI and SWF
  • Mendukung screen captions

Download CamStudio

3 Team Speak 3 Server Indonesia [Cocok Buat Main Game Online]


TeamSpeak adalah sebuah perangkat lunak yang dapat memberikan kemampuan kepada para penggunanya untuk saling berbicara di Internet. Server yang saya berikan ini dari luar, anda juga bisa membuat server sendiri dan tentu saja kualitasnya suaranya lebih baik dari pada TeamSpeak sebelumnya. Program ini tentunya sangat ringan dalam hal penggunaan resource dan bandwitdh komputer sehingga dapat dijalankan bersamaan dengan aplikasi lain, khususnya game online. Jadi, kamu dapat bermain game online sambil berbicara dengan teman kamu yang lain melalui TeamSpeak. tentu saja kita harus memiliki headset serta kualitas juga harus di perhatikan. anda tidak memiliki headset? jangan takut, di TeamSpeak 3 ini kita juga di berikan fasilitas chat box, jadi anda bisa mengobrol dengan menggunakan chat. tetapi sebaiknya anda harus segera membeli headset, karena ga asyik kalo ga ngobrol langsung.

Download Link :
cara menginstall TS3 Client:


Setelah aplikasi Teamspeak 3 Client sudah terinstall, selanjutnya jalankan aplikasinya. Langkah-langkahnya adalah:
  • Setup Wizard => Next
  • Masukan Nickname kamu => Next
  • Microphone settings, pilih Voice Activation Detection => Next
  • Lalu tekan Test Voice untuk memastikan suara kamu terdeteksi. Warna yang bergerak merupakan indikator suara kamu dan jarum limit adalah tanda batas yang menyesuaikan suara kamu mau, kalau melewati batas/jarum maka suara akan keluar saat berbicara
  • Usefull Key. Fungsinya untuk semacam shorcut pada keyboard. Ada dua hal yang penting, yakni untuk Microphone Mute (bisu) dan Speaker Mute (tuli). Umumnya saya menggunakan F5 untuk Microphone Mute dan F6 untuk Speaker.
  • Done => Finish
Kamu sudah hampir selesai. Setelah melakukan penyetingan umumnya, sekarang saatnya lakukan koneksi ke server untuk pertama kalinya. Pertama-tama aku perkenalkan web server list yang berhost di Indonesia.


Untuk melakukan koneksinya sangat mudah. Kamu cukup perlu pilih menu Connections di atas kiri, lalu pilih web server list nya


Oke, sepertinya kamu sudah melakukan koneksi pertama kalinya di TeamSpeak 3 Server Indonesia. Bila melihat server-server yang tersedia di sana dan meskipun kamu bebas memilih server nya, tapi saran saya pilihlah server yang memiliki user sudah banyak. Karena dari situ kamu bisa bertanya-tanya dengan user lain cara penggunaannya.

0 Maksimalkan Kecepatan Download IDM Dengan IDM Optimizer


Siapa yg ga kenal IDM? IDM merupakan tool download manager yg sering digunakan karena fiturnya yg dapat membuat kecepatan download meningkat. IDM saja udah cepet apalagi kalo di optimalkan dengan IDM Optomizer? ga kebayang kan speednya kayak apa? =))

IDM Optimizer adalah sebuah tools kecil yang sangat berguna untuk memaksimalkan kinerja Internet Download Manager (IDM). Dengan menggunakan IDM Optimizer anda akan mendapatkan kecepatan yang maksimal dalam men-download file di internet.



Cara Menggunakan IDM Optimizer:
  1. Install terlebih dahulu IDM pada komputer anda
  2. Matikan icon tray Internet Download manager
  3. Jalankan IDM Optimizer lalu pilih Maximize untuk mengoptimalkan IDM
  4. Restart IDM untuk melihat hasil
  5. Jika ingin mengembalikan ke setting default IDM klik Restore Default
Download IDM Optimizer